NAZI dan Jepang Di Indonesia

NAZI dan Jepang Di Indonesia

Harian Kompas (21/11/13) melansir sebuah berita mengenai ditemukannya bangkai kapal selam Jerman di wilayah perairan Taman Nasional Karimunjawa. Bangkai kapal Selam jenis U-Boat (Unterseeboot) bernomor U-168 itu ditemukan sekitar 96 kilometer dari Karimunjawa pada kedalaman 19 meter di bawah laut. Temuan ini berawal dari laporan para penyelam lokal tahun lalu. Menurut Lireratur pemerintah Jerman, pada masa PD II memang ada 2 kapal mereka yang tenggelam di perairan Indonesia. Dua kapal selam itu adalah Kapal U-168 yang tenggelam pada tahun 1944 dan Kapal U-183 pada tahun 1945. Seturut data misi U-Boat, armada kapal selam Jerman pernah berada di perairan Laut Jawa, Laut Australia, dan Samudera Hindia dalam misi persekutuan Jepang-Jerman dalam menghadapi tentara Sekutu saat itu. Bambang Budi Utomo, Ketua Tim Peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional (Pusarnas), mengatakan bahwa kapal tersebut tenggelam akibat terkena Torpedo. Hal ini dibuktikan dengan adanya lubang bekas torpedo di ruang kontrol. Seduhan Lengkap


Tolak Kondomisasi

Tolak Kondomisasi

Meski telat namun ada baiknya kita renungin Kultwitnya ustad Felix Siauw berikut :

01. hari ini 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia | untuk memperingatkan manusia soalan penyakit yang masih belum ada obatnya

02. anehnya Kemenkes bersama KPAN (Komisi Penanggulangan AIDS Nasional) serta DKT Indonesia | malah punya program “Pekan Kondom Nasional”

03. mereka (Kemenkes, KPAN, DKT) pikir bahwa membagi-bagi kondom gratis pada “kelompok resiko tinggi penularan AIDS” bisa menyetop AIDS Seduhan Lengkap


center

Why West Hates Islam ?

Oleh : Musyaf  Senyapena

Pertanyaan itu nampaknya selalu terngiang di benak semua Muslim. Dari era pre modern hingga post modern , Islamphobia di Barat tetap terpelihara dengan baik. Barat selalu menaruh curiga besar kepada Islam dan umatnya. Mengapa hal ini dapat terjadi. Tidak mudah untuk menjawabnya. Namun hal ini ternyata dapat kita telusuri mulai dari masa hidup “Sang Bapak Bangsa-Bangsa” yang disebut Ibrahim dalam Al Qur’an dan Abraham dalam Khazanah Israiliyat. Secara singkat, dalam Bibel dikisahkan bahwa Sara (Siti Sarah) yang merupakan istri pertama Abraham merasa cemburu kepada Hagar (Siti Hajar) yang merupakan istri kedua Abraham yang dipilihkan sendiri oleh Sara. Ini disebabkan karena Hagar yang awalnya adalah budak Sara asal Mesir mendapatkan perhatian lebih dari Abraham karena Hagar dapat memberikan keturunan lebih dulu daripada Sara yang sudah sangat tua. Anak yang dinamakan Ismael itulah yang kelak melahirkan bangsa Arab, termasuk Bani Hasyim nya Nabi Muhammad SAW. Meskipun pada akhirnya Sara juga melahirkan anak buat Abraham yang dinamai Ishak sang kakek Israel. Kelahiran 2 anak beda ibu ini dalam Bibel Kitab Kejadian pasal 21 disebutkan berselang 14 tahun. Ismael lahir saat usia Abraham 86 tahun dan Ishak lahir saat usia Abraham 100 tahun. Kemudian dikisahkan ketika tiba masa Ishak disapih, maka semakin bertambahlah rasa cemburu Sara pada Hagar. “Bertambah besarlah anak itu (Ishak) dan ia disapih, lalu Abraham mengadakan perjamuan besar pada hari Ishak disapih itu. Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri. Berkatalah Sara kepada Abraham: “Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak.” (Kitab Kejadian 21 : 8-10).

Dari kisah cemburunya Sara inilah para Kristolog seperti Ahmad Deedat berpendapat bahwa kecemburuan itu sedikit banyak telah menurun kepada beberapa anak cucunya hingga sekarang. Seduhan Islam


Awas Illuminati

Awas Illuminati

The Inner Circle, the Elitists, the Powers – atau apapun mereka namanya– merencanakan dan mengorganisir dengan rahasia untuk mencapai tujuan mereka, yaitu pemerintahan global, atau Tata Dunia Baru (The New World Order -NWO), atau sebuah pemerintahan dunia. Untuk melakukan hal ini, mereka harus mendorong setiap negera untuk tunduk bertekuk lutut kepada mereka, sehingga warga negaranya tidak mampu melakukan perlawanan.

Amerika nampaknya merupakan benteng terakhir untuk ditaklukkan, dan pada saat ini kita sudah lemah. Mereka menggunakan berbagai cara dan teknik dalam membangun Tata Dunia Baru, namun di balik masing-masing metoda ini, yang merupakan dasar yang dipraktekkan adalah: dengan cara menanamkan rasa ketakutan dalam masyarakat, sehingga kita akan bersandar kepada pemerintah untuk keselamatan dan meminta perlindungan, maka saat ini sedang berlangsung penyerahan hak-hak dan kebebasan kita.

Di bawah ini adalah sebagian dari cara utama yang dilakukan Illuminati untuk mencapai tujuannya, tetapi jangan keliru, a rose for a rose, dengan menganggap semuanya berasal dari mereka. Seduhan Lengkap


The Mystery Of Hajj

The Mystery Of Hajj

Kabar “mengerikkan” itu datang juga. Kerajaan Arab Saudi akhirnya tetap ngotot memangkas kuota jama’ah haji sebesar 20 persen bagi semua negara . Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan Jama’ah haji terbesar juga terkena imbasnya. Pihak NKRI yang diwakili Menteri Agama, Surya Dharma Ali, menegaskan bahwa pihak Saudi sudah tidak mau berkompromi mengenai masalah pemangkasan kuota haji 2013 ini. Kabar ini diterima Kemenag dari Dubes Arab Saudi untuk Indonesia yang merupakan terusan dari Menteri Haji Arab Saudi, Bandar Bin Muhammad Haiiar. Saudi beralasan bahwa ini semua demi keselamatan dan kenyamanan para Jama’ah Haji, karena dengan adanya renovasi Masjidil Haram nantinya jumlah jama’ah akan semakin banyak yang dapat ditampung dan juga semakin nyaman dalam beribadah.

Dari skenario pemangkasan ini pihak Indonesia sudah dapat merinci nilai kerugiannya. Total kerugian Indonesia diperkirakan sekitar 800 Miliar. Dengan rincian, pemrintah sudah membayar 50 persen ongkos sewa pemondokan, tender catering, serta transportasi udara dan darat. Kerugian dari pihak penyelenggara haji regular (pemerintah) Rp 492 Miliar. Sedangkan dari pihak swasta (biro haji) yang juga termasuk penyelenggara haji khusus, kerugian ditaksir sekitar 150 Miliar.

Kerugian-kerugian tersebut masih ditambah dengan “kerugian psikologis” yang dialami para Calon Jama’ah (CJHI). Seduhan Lengkap


Usamah Bin LadenMengejutkan, itulah hal pertama yang saya rasakan saat kali pertama membaca sebuah berita yang diturunkan laman hidayatullah.com mengenai sisi lain kematian Usamah Bin Ladin yang selama ini dinyatakan tewas oleh serangan pasukan NAVY SEALS AS. Karena ternyata ada sebuah pandangan baru mengenai kisah kematian sosok fenomenal tersebut. Hal itu terungkap dalam hasil wawancara Gulf News dengan salah seorang warga Mesir mantan pengawal Bin Ladin, yang dipublikasikan pada hari Senin (27/5/2013). Dalam wawancara itu, tokoh salah satu kelompok Islam itu juga menceritakan bagaimana manjanya tentara Amerika Serikat dan mengomentari beberapa isu di Mesir terkait dengan Al-Qaidah. Tokoh bernama Nabil Naim Abdul Fattah, mantan pemimpin Jihad Islam Mesir (1988-1999) itu mengatakan bahwa Usamah bin Ladin tidak tewas karena ditembak mati oleh pasukan khusus Amerika Serikat SEALS dalam ‘Operasi Geronimo’, melainkan karena Bin Ladin sendiri yang meledakkan diri ketika pasukan AS melancarkan serangan ke rumah persembunyiannya di Abottabad, Pakistan, pada 2 Mei 2011.

“Cerita tentang pemakaman Bin Ladin di laut itu meragukan. Presiden Amerika Serikat Barack Obama berbohong ketika dia mengatakan bahwa Bin Ladin dikubur di laut. Bagian tubuh Bin Ladin tercerai-berai, seperti [tubuh pelaku] serangan bom bunuh diri, jadi tidak meninggalkan jejak bagi AS untuk mengidentifikasinya,” kata Abdul Fattah. Abdul Fattah yang pernah menjadi pengawal pribadi Bin Ladin ini  mengaku bahwa dirinya tidak berada di Abotabad saat peristiwa itu terjadi. Namun, dia mengatakan mendengar apa yang terjadi dengan Bin Ladin dari saudara salah satu keturunan milyuner Arab Saudi itu. Dia membenarkan bahwa pemimpin Al-Qaidah itu sepanjang waktu mengenakan sabuk berupa bom selama sepuluh tahun sebelum kematiannya dan bertekad tidak akan menyerahkan dirinya kepada Amerika Serikat.

“Intelijen AS merencanakan untuk menangkapnya hidup-hidup, tetapi mereka salah perhitungan. Dia meledakkan diri agar tidak ditangkap. Dan juga, dia ingin menyimpan rahasia-rahasianya sampai mati dan dia punya banyak sponsor dari negara-negara Teluk yang mengiriminya uang. Dia ingin menyelamatkan mereka dari segala macam kesulitan. Dia bersumpah di depan Ka’bah untuk menjaga semua rahasianya sampai mati,” kata Abdul Fattah.

Pria asal Mesir itu juga menyoroti kemungkinan bahwa salah seorang pendukung Bin Ladin ada yang berkhianat. Seduhan Lengkap


Stop Tayangan Tak Bermutu

Stop Tayangan Tak Bermutu

Pernahkah anda merasa jenuh atau bahkan muak dengan tayangan TV di negeri ini. Secara jujur mungkin kita semua banyak yang merasakannya. Tayangan – tayangan yang dapat membuat kita malas menonton, toh sangat banyak di negeri ini. Mulai acara infotainment yang kurang mendidik dan menyebarkan budaya pop dan permisiv (serba boleh), sinetron yang bertema Monothon dan parahnya lagi ditayangkan setiap hari dan di saat Prime Time pula. Acara-acara music di pagi hari yang juga kadang kurang layak ditonton generasi muda dan masih banyak lagi tayangan-tayangan sejenis yang harusnya selalu kita kritisi. Banyaknya tayangan tak bermutu di negeri ini bukanlah isapan jempol belaka. Menurut Henny Supolo, Penggiat Pendidikan, tujuan undang – undang Nomor 32 Tahun 2002 mengenai penyiaran adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa (seperti amanah pembukaan UUD 45). Dan hal tersebut harusnya menjadi acuan kegiatan penyiaran. Bukan malah dengan menjadikan peringkat acara sebagai acuannya. Menurut Henny – pada acara Indonesia Broadcasting Expo 2013 (IBE), Kamis (18/04) di Jakarta- stasiun TV hendaknya menghindari tayangan yang mengumbar kekerasan, diskriminasi, dan pelecehan. Seduhan Lengkap

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.