Nashrani : Ajarannya dibawa oleh Nabi Isa AS (Yesus) yang berasal dari kata “Nasaret” yang dinisbatkan pada nama desa kelahirannya. Ajarannya antara lain ; Yesus dikhitan pada umur 8 hari ; Yesus meninggal diberi kain kafan ; tidak minum Khamr, tidak makan darah dan babi ; Yesus adalah utusan Tuhan (Rasul dan Nabi Allah) ; Pengikut Yesus (Muridnya) disebut Khawariyyun dan kemudian disebut kaum Nazaren (Nashrani) lalu Unitarian (Monotheis seperti Islam) dan mereka habis dibantai oleh para pengikut Paulus melalui lembaga Inkuisisi.

Kristen : Didirikan oleh Paulus sang Nabi Palsu (Saint Paul) yang berayah Romawi dan ibu Yahudi pada tahun 40 Masehi di Antiokhia yang ajarannya antara lain : Khitan tidak perlu (padahal khitan adalah bentuk perjanjian bapak 3 agama langit, Yahudi, Nashrani, dan Islam yaitu Ibrahim dengan Allah dan yang konsisten hingga kini menjaga tradisi Ibrahim ini nampaknya hanya umat Islam dengan kewajiban Khitan bagi kaum lelakinya) ; meninggal dunia harus berpakaian pengantin ; Meminum Khamr seperti pada perjamuan suci kaum Kristen dengan menggunakan minuman anggur ; babi tidak haram ; darah halal ; dan menganggap Yesus sebagai Tuhan (Oknum ke 2 dalam Trinitas) ; pengikutnya disebut Kristen ; Paulus lah yang disebut Yesus sebagai penabur benih ilalang yang disebut dalam Injil Matius 13 : 24 – 30

Maka jangan sampai kita tertipu dengan mereka yang kini mengaku Nashrani namun ajarannya tidak seperti ajaran asli umat Isa Alaihis Salam (Yesus) yang bertuhankan yang Maha Esa Allah SWT dan tidak menuhankan sesuatu yang lain di sisi Nya termasuk nabi Nya.

About these ads