Peristiwa unik ini terjadi di negeri Siti Nurhaliza. Lakon dalam episode nyata ini adalah Renjis Empati, penduduk negeri bagian Sarawak Malaysia yang berusia 57 tahun. Peristiwa ini berawal saat dia berniat “buang hajat” ke toilet umum di dekat rumahnya. saat berjalan menuju tempat tersebut,dia terperanjat melihat dapur di belakang rumahnya sudah menghilang. “Saya juga merasakan bumi bergetar dan melihat rumah saya ambruk”.Akunya. Merasakan bahwa bahaya sudah mengannam, dia segera berlari dan berteriak agar para tetangga keluar untuk menyelamatkan diri masing-masing. Lada Rentap (67 tahun) yang merupakan tetangga Renjis mengatakan bahwa mungkin banyak di antara mereka yang akan mati jika tidak ada peringatan dari Renjis. Limah Buma (70tahun)yang juga tetangga Renjis berkata “Saya tidak bisa berjalan karena lantai rumah bergoyang dan kami(dia dan suaminya) baru saja sampai di halaman saat rumah kami di telan bumi”. Sebagai informasi, Renjis dan para tetangganya tersebut tinggal di dalam sebuah rumah panjang beratap satu yang terbagi menjadi beberapa petak rumah kecil yang disebut LongHouse . Dalam peristiwa tersebut, Renjis hanya berhasil menyelamatkan baju yang melekat di badannya dan sebuah senapan koleksinya. Sedangkan barang-barang yang lain(termasuk guci turun-temurun) miliknya hilang ditelan bumi. Kesedihan juga dirasakan Limah tetangganya yang mengaku kehilangan tikar rotan anyaman tangan yang dikoleksinya sejak usia 12 tahun. Dia juga kehilangan 7 guci peninggalan nenek moyangnya yang berumur ratusan tahun yang tentunya sangat berharga baginya. Meskipu peristiwa ini menimbulkan kesedihan dan trauma yang dalam, namun Renjis juga patut bersyukur. Karena berkat “panggilan alam” untuk buang hajat ke toilet umum tersebut, setidaknya 100 nyawa berhasil terselamatkan melalui dirinya. Dan kita juga selayaknya berterima kasih pada tuan Renjis yang telah menginspirasi kita agar tidak menyepelekan hal-hal sekecil apapun, termasuk “Buang Hajat”. Bagi yang kebetulan nyasar ke Blog sederhana ini dan sedang baca musyaFILES ini,yang kebetulan sedang sakit perut, saya menyarankan dengan hormat agar segera ke toilet terdekat. Ya Siapa tau aja anda akan mengalami hal yang lebih unik dari kisah ini.Ha..ha..ha…(musyaf).

Sumber : Jawa Pos, 08 April 2007.