– Dedik Tias

Bertitel Haji semenjak SMP, banyak digandrungi cewek, entah karena cakep atau lebih karena dia tajir. Suka menanyakan jam pulang pada kawan yang memiliki jam tangan, padahal kita baru saja dua jam pelajaran. Kekuatan Provokasinya begitu kuat. Misal terdengar besoknya ada rapat guru, dia mbujuk kawan2 terutama di yang ada di dekat bangkunya (termasuk aku) agar nggak usah masuk karena dia juga mau mbolos. Wah, berhubung kami2 dah terlalu kebal dengan bujuk rayu macam itu, ya kita cuekin aza, paantes aza karena kecuekan semacam ini, kami selalu istiqomah menyandang predikat para Jomblo permanent selama 3 tahun, padahal kalo boleh jujur kami ini para model alias Cover Boy Majalah SoBeK (Sorotan Berita Kriminal) di kelas kami, so dapat dibayangkan toh betapa sangarnya tampang kami.

– Hendri Wijaya

Sang Maskot kelas kami, aku yakin nggak akan cukup waktu aku menulis semua pengalaman unikku bareng anak ini. Namun kita coba tulis sedikit aza.
Menganggap dirinya keren dengan dandanan rambut yang itu2 aza, yang olehnya diklaim mirip Giring Nidji (padahal jujur, ga’ mirip sama sekali, hehe). Yang tak bisa aku lupa adalah aku adalah korban paling sering yang dikentutinya. Mulai dari punggungku, pahaku, hingga telapak tanganku telah pernah merasakan begitu syahdunya getaran kentutnya tersebut. Dia sering diam-diam nyelonong ke arahku yang duduknya tepat di belakangnya, kemudian dengan jurus bangaunya, dia menempelkan pantatnya ke bagian2 tubuhku yang kusebutkan tadi dan mulai menShodaqohkan angin welehwelehnya tersebut.
Di samping konyol dan seolah lupa bagaimana caranya bersedih, dia juga bisa serius kalo diajak diskusi berbagai masalah, baik pelajaran, agama, misteri2 dunia, film dan ilan (secara kami anak Multimedia) dan juga musik. Selera musiknya tinggi dan khas macam Jamez Blunts dsb. Dia juga melek game dan respek ama kawan2nya. Kelas nggak akan hidup kalo nggak ada anak yang sering menamai dirinya sendiri dengan sebutan Reinaldi ini.

– Muhammad Atok Illah

Kawan sebangku yang dah seperti saudara dan oleh anak2 dianggap dua sejoli denganku. Banyak kebaikannya yang nggak bisa kubalas hingga kini. Perfeksionis dan cerewet dalam masalah tugas. Yang karena 2 karakternya ini, tugasnya (terutama tugas jurusan) dan tugas kawan2 yang minta bimbingannya selalu memuaskan baik dari nilai dan kemengertian kami. Karena kalo dimintai pertolongan berupa bimbingan dan pertanyaan seputar tugas, dia selalu welcome. Supel dan di skul adalah cowok yang diidolai oleh para cewek, terutama para adik kelas yang ngefans berat ama dia yang tampangnya cakep dengan sedikit kumis tipis nan hitam jelas yang nangkring di bawah hidungnya.
Selalu ku godai, baik di kelas maupun di rumahnya. Baik kugodai tentang cewek, tentang malunya dia yang dah dua kali keningnya terbentur, pertama tiang listrik yang mana pada kejadian itu banyak disaksikan kawan2 cowok dan ada pula cewek2 SMANESA (SMAN 1 Purwosari) dan yang kedua saat terbentur plank (papan nama) yang bertuliskan DEWA NADA (sebuah nama Orkes Melayu). Dan juga saat dia diejek anak SD yang bilang, “Hii…masih sekolah sudah kumisan!” dan seperti bisanya, dia hanya cuek dan nyengir kuda aza (hahaha, cory Bro).
Sekali lagi, banyak kebaikannya yang tak dapat kujabarkan semuanya di sini. Bahkan, 1 hari sebelum acara reuni skul diadakan, dia yang notabene baru pulang kerja shift malam (pulang pagi hari) langsung nyempat2in mampir ke rumah untuk Silaturrahim sekalian nanyain apa aku jadi datang ke acara reuni. Bahkan dia sudah pesan 2 tiket, buatnya dan buatku katanya. Namun dengan sangat menyesal aku tak kuasa memenuhi ajakannya tersebut karena di kampungku lagi ada hajatan akbar, sebuah pengajian umum yang tidak tanggung2 dengan mendatangkan KH. Zainuddin M.Z sang Dai sejuta umat.
Ya, moga dengan kedatangan sahabat karibku ini ke acara reuni dapat sedikit mengobati rasa sesalku yang dengan sangat berat hati tidak dapat mengikuti acara yang tlah jauh2 hari kusiapkan diri untuk bertemu lagi para kawan lawasku dulu.

– Seseorang yang duduk di sampingnya M.Atok Illah

Seorang Cover Boy majalah ANEKA keprihatinan dan keibaan yang ga’ layak buat diceratain. Dia menurutku seorang Hiprokit (mungkin setiap orang juga menganggap dirinya masing2 demikian adanya). Dan juga seorang Alter Ego (berkepribadian majemuk). Kadang konyol, kadang sok agamis, kadang ndablek khas darah muda, tapi satu yang lebih penting, dia seorang yang dianggap kolot alias konservatif. Ketika dibilangin ketinggalan zaman dalam hal mode, pemikiran dan cara bergaul, eh dia malah nyeletuk, “Orang boleh kata aku ketinggalan zaman. Namun ketahuilah wahai saudaraku bahwa sebenarnya aku bukan sedang ketinggalan zaman, tetapi sedang meninggalkan zaman untuk menciptakan keadaan zamanku sendiri!” gayanya dengan nada orasi selayak bung karno.
Udah ya ngebahas anak yang satu ini, ga’ada seru2nya, hehe!maaf bro.

– Hidayaturrohman

Sang polisi yang dahulunya aku kenal dia sebagai seorang kawan yang bentuk tulisan tangannya sangat lembut, pake pensil pula. Jago berolahraga (Kekuatan fisiknya nomor wahid di kelas dalam pendidikan Olahraga praktek). Seorang yang hanya bisa curhat (terutama padaku yang sama2 senasib kayak dia) dan membayangkan doinya, si Jilbaber berkacamata yang notabene adik kelas sendiri tanpa bisa berbuat apa2 alias cemen (ketahuilah kawan, kebanyakan cowok2 di kelas kami emang seperti dia, lebih suka menjomblo dan dijomblokan, karena selain memegang prinsip bahwa pacaran dilarang agama seperti kata guru PAI kami, kami juga memiliki prinsip khas rastafaria yang bebas, No woman No Cry)
Dan satu hal yang tidak bisa dilupakan kawan2 darinya adalah ciri khasnya yang unik, yaitu wajahnya akan merah padam yang terlihat sangat jelas kala dia merasa malu, ketika digodai kawan2 di kelas. Hehe, cory Men

– Mustofa

Sang pengagum Band Peterpan wa bil khusus Ariel Peterpan. Entah di kelas, entah di jalan raya sambil jalan, ga’ lupa dia dendangkan lagu2 kesayangan bandnya tersebut. Dendangan yang mungkin hanya dapat didengarnya sendiri secara jelas dan dapat didengar orang lain saat di dekatnya secara samara-samar.
Dia juga jago dalam bidang Audio Visual dan Animasi. Khusus untuk bidang Audio Visual, dia punya usaha sendiri yang dikembangin di rumahnya yaitu menerima panggilan Shooting pernikahan maupun hajatan yang lainnya dengan title (Brand usaha) Mustofa Record. Sudah bakat + didukung seratus persen oleh ortu dengan penyediaan fasilitas, kurang apa coba ? nah kalo ane, bakat masih dipertanyakan. Belakangan melalui sebuah perenungan yang dalam, kutemukan bahwa aku adalah seorang yang memiliki rasa iba yang tinggi (terutama jika melihat para Pengemis dan Gelandangan) plus punya semangat yang tinggi untuk mengentaskan kemiskinan di negri ini. Nah timbul ideku untuk membikin acara drama reality yang aku yakin sangat hebat, namun karena tidak ada dukungan fasilitas, konsep acara itu akhirnya ya mandeg di tempat, padahal dari judulnya saja udah sangat keren, BOSAN JADI PENGEMIS, yang hingga kini belum mendapat satupun peserta yang tertarik untuk mendaftar di acara ini. Anda tertarik ???

– Dicky Yuswo Widodo

Mak’e! inilah jargon terkenal yang sering meluncur dari bibir kawan kami yang konon masih mengalir darah madura dalam dirinya. Suka main bola dan selalu menjadi bulan2 an guyonan anak2 di kelas saat pelajaran bahasa Inggris. Namun yang aneh, meski sewaktu sekolah dia agak minus di englishnya (sama seperti aku, hehehe) dia kini –seturut penjelasan salah seorang kawan waktu Silaturrahim Idul Fitri ke rumah kemarin-mengambil jurusan sastra Inggris di kampusnya. Dan masih kata kawanku tersebut, saat ditanya apa dia sudah menguasai English dengan benar, mengingat dulu seperti itu keadaannya. Dia bilang, “Ya ,masih ga’ jago2 amat sih, tapi yang penting dah ngerti dikit2.” Moga aza kawanku ini kelak jadi guru English yang unik. Yang mengajarkan English bukan dengan aksen US atau British tapi English dengan logat madura, hehe, unik bukan? Gud Luck Mother’e (alias Mak’e).

– Rangga Purusa Mahardika

Kawan karib dan bahkan masih saudara dengan si Mak’e di atas. Konon suka gebuk drum saat ngeband. Nah jika anda masih ingat kawanku yang piawai kentut dan juga maskot kelas kami yang bernama saudara Hendri, ternyata bukan hanya dia saja yang masuk dalam jajaran Maestro Seni Kentut terbaik sepanjang sejarah kelas kami, namun kawanku yang satu ini juga. Bedanya diantara mereka hanya pada seni mengolah gas beracun tersebut yang masing2 memiliki kelebihan tersendiri. Ciri kentutnya Hendrik adalah Getaran dan bunyinya keras dan terkadang dapat didengar oleh kuping semua makhluk di kelas baik dari kalangan jin dan manusia, tetapi Rangga lain punya. Kentutnya nyaris nihil suara, sunyi senyap namun perlahan kemudian dapat menimbulkan kegemparan di kelas berupa gangguan pernafasan masal. Bau kentut yang konon hampir menyerupai bau limbah pabrik agar-agar, begitu kata Dicky sang sahabat karibnya. Kawan yang unik.

– Panji Murdoko

Dengan percaya diri pernah tidur dengan bersedekap tangan dan punggung tegak bersandar di kursi plus mata terpejam di saat seorang guru fisika sedang mengoceh tentang penjabaran seabrek rumus. Apa yang terjadi selanjutnya? Silahkan bayangkan az sendiri. Kalo masalah tidur dia emang jagonya. Bahkan pernah aku satu bus dengan dia, waktu itu selama perjalanan dia sudah tiduran. eh pas dah hampir nyampe’ dan udah berdiri setelah tak bangunin, masih sempat2nya dia tiduran lagi. Wah kalo ada lomba cepet2an tidur, mungkin dia akan menjadi salah satu peserta yang tidak mudah ditaklukkan.
Dia juga seorang yang taat ibadahnya wa bil khusus Sholatnya. Dan suka berbagi makanan dengan kawan2nya. Biasanya makanan itu berupa makanan khas desa macam singkong rebus maupun goreng dan juga pisang goreng.
Suka humor juga, dan yang paling dapat membuatnya dapat tertawa lepas adalah ketika ngebahas MR. BEAN yang tingkahnya ora pokro blas. Dan belakangan kawanku yang juga sangat manut ama kedua ortunya yang lumayam sepuh ini lagi giat2 nya presentasi bisnis sebuah MLM dari Tiongkok yang sedang digelutinya.

– Nasrul Huda

Sang jawara Lomba Uji Kompetensi Tingkat Jawa Timur di bidang Multimedia Interaktif ini sangat banyak jasanya bagi kelas kami. Karena dari kegigihannya belajar seluk beluk animasi dan ilmu computer yang lain inilah kami dapat belajar dan mengembangkan ide masing2. Karena dia adalah seorang kawan sekaligus mentor kami yang tidak pelit membagi ilmunya. Dan juga sangat respek sekaligus supel dalam pergaulan di kelas. Meski seorang jawara dan termasyhur di seluruh lingkungan sekolah, dia tetap bergaul akrab layaknya kawan2 biasa yang lain tanpa memandang adanya Superioritas pada dirinya. Dialah –menurut hematku- sang pembuka dan pelopor yang selalu membuka pikiran kawan2 untuk mengembangkan idenya dalam hal animasi dan tugas2 produktif (Multimedia).
Dan satu dari sekian hal yang membuatku kagum padanya adalah ketidakcanggungan dan ketidak-gengsiannya bertanya pada kawan tentang sesuatu (misal pelajaran) yang belum sepenuhnya dia mengerti. Ada jiwa kepemimpinan pada dirinya jika melihat sifatnya yang selalu mampu menampung opini dan aspirasi kawan2 nya.
Nasrul Huda, sesuai arti namanya, Sang Penolong yang memberi petunjuk.

– Tri Arini dan Linda Agustina

Merupakan kawan2 yang berasal dari SMP yang sama denganku. Dua sejoli sangat periang, lucu, rukun dan guyub satu sama lain dan suka ‘sedikit’ menggosip (maklum sifat dasar wanita)

– Shellyna Yuri Swastika

Ada satu kesamaan antara aku dan dia. Sama-sama suka ama buah pikir bapak Aoyama Gosho, yaitu Detektif Conan. Aku ngefans berat ama Shinichi Kudo, bahkan nama belakangku secara informal sering aku tambahi dengan nama Kudo, seorang cerdas, kritis, nan misterius yang gila teka-teki. Hal inilah yang juga disukai ama kawanku yang satu ini. Setauku tentang cewek yang satu ini adalah dia tidak malu untuk bertanya tentang hal2 yang memang belum diketahuinya. Sesuatu yang layak ditiru oleh kami yang sering2 nya sok ngerti dan ketika ditanya si guru apakah sudah mengerti, kami serentak menjawab mengerti, padahal jujur nggak ngerti.

– Winda Silvi Hidayati

Seorang santriwati pondok satu2nya di kelas kami. Jilbaber yang selalu menjadi tempat bertanya kawan2 tentang agama. Terutama masalah kewanitaan bagi kawan2 kami yang cewek. Dia seorang yang murah senyum dan tidak pelit membagi ilmunya.

– Anita Apresiliya Yasak

Termasuk satu dari sekian kawan kami yang baru menunjukkan jati diri yang sesungguhnya di tingkat 3. Dialah salah satu cewek wakil dari kelas kami dalam debat2 bahasa inggris baik di tingkat lokal maupun provinsi. Periang, suka guyon, ramah, supel dan tidak pelit jika diajak sharing, terutama about English.

– Tri Cahya Nuzuria

Cewek yang masih ada hubungan keluarga besar dengan artis Mona Ratuliu ini adalah fashionita sejati. Cewek imut yang girlie ini meski dari keluarga yang berada namun tak membuatnya lupa daratan. Dia bergaul dengan semua kawan di kelas tanpa pandang apapun. Dialah langganan perwakilan kelas kami dalam ajang lomba fashion dalam rangka HUT Sekolah maupun perayaan agustusan. Jika melihat potretnya yang memang fotogenic, maka adalah sebuah kepantasan dan kewajaran jika dia berkeinginan menjadi seorang model. Asal jangan Model majalah Playboy az, mending jadi Model sampulnya majalah Play Group secara kawanku ini masih terlihat imut, hehehe.

– Ice Dwi K.

Gadis imut nan mungil yang sedikit pendiam namun selalu ingin tahu. Tak segan2 untuk bertanya jika ada sesuatu yang tidak dipahaminya atau masih asing baginya. Seorang pendengar yang baik dengan semangat keingintahuan yang besar akan sesuatu. Bukan seorang pendendam dan pemarah meski kawan2 apalagi aku) memanggilnya Ice Juice. Bahkan ketika kawan sebangkuku keliru menulis nama lengkapnya (nama belakangnya) yang tertukar dengan nama salah satu teman kami yang lain dia tidak marah, kecuali hanya sedikit komplain. Dan komplainnya itu malah dilupakan kawanku tadi yang ternyata di lain waktu masih keliru menuliskan nama belakang si Ice ini.

– Aprliyah

Gadis yang paling pendiam –menurutku- bahkan oleh salah satu teman karibnya –seingatku- biasa dijuluki sang pertapa alias si bisu (maaf ye non, ga’ ada maksud mencaci). Jarang ngobrol dengan anak2 lain kecuali hany dengan para kawan karibnya yang duduk di sekitar bangkunya. Mungkin moto hidup yang paling dipegang erat-erat oleh kawanku yang satu ini adalah, “Silent Is Gold” diam itu emas.

– Dahniar Wahyu Triharyani

Sang pengagum Atok (ehem, hehe). Selain loman yang paling kuingat darinya adalah ketika ada peristiwa yang sangat tidak diinginkan oleh seisi kelas baik bagi pelakunya (yang ternyata terpaksa melakukannya) dan bagi si korban yang harus kehilangan harta bendanya yang akhirnya karena ‘kecelakaan’ ini kami nusti kehilangan salah seorang kawan terbaik di kelas.
Saat titik terang dari kasus ini mulai menampakkan hasil dan pelakunya sudah diketahui. Kawanku ini sebenarnya sudah memaafkan si pelaku yang benar2 khilaf karena lagi kepepet banget. Bahkan menganggap masalah ini sudah selesai dan berpesan pada kawan2 yang lain agar tidak lagi membahas dan menyebarkan aib kasus ini.
Namun I’tikad mulia kawanku ini ternyata masih harus dikalahkan oleh keputusan sekolah yang menganggap kasus -yang oleh korbannya sendiri dah hampir dikubur-ini harus diselesaikan secara benar menurut peraturan sekolah.

– Catur Niken Sanjaya

Goresan tangannya hampir tiap hari –karena sesekali harus bergantian dengan sekretaris kelas yang lainnya yang gaya tulisnya berbeda 1800- terukir di papan tulis kami. Cewek yang konon dalam penerawangan Ki Mihul Balado, banyak ditaksir cowok2 di lingkungan sekolah kami ini agak cerewet dan terkadang jutek (maaf ya Jeng) namun tetep manis (kata temen2 sih gitu) apalagi setelah ditemukan sedikit galian lesung pipit di pipinya, meski hanya satu. Masih menurut Ki Mihul Balado, salah satu yang menyebabkan ada sesuatu yang berbeda dan membuatnya unik adalah tatapan matanya yang lembut namun tajam (wuih, sangar). Apalagi ya ??? oh iya, setau ku sih dia juga suka baca buku bertema pengembangan diri dan agama yang dibahas dalam sudut pandang dan bahasa anak muda. Ya demikianlah, hanya sedikit yang ku tahu dari kawanku yang satu ini.
Tapi yang pasti, menurut Ki Mihul Balado, dia cocoknya pake kebaya yang anggun dan jika kelak benar2 jadi sekretaris, pantangannya adalah dilarang memakai rok mini kayak sekretaris yang di tipi-tipi ntu, karena membahayakan dirinya sendiri (Wealah, mbah mbah, panjenengan ada ada saja kalo ngurusin anak orang)hehe, maaf ya prend, kadang si mbah alias Ki Mihul Balado emang sering aneh2 kalo obatnya dah habis.

– Amin Bakhtiar Harwenda

Si jago gitar dan piawai dalam bidang musik. Kesenangannya guyon seolah ga’ ad susahnya. Selalu mujur. Mulai dari nilai2 tugasnya yang memuaskan, hasil UAN yang tinggi dan membuatnya mendapat duit segepok dari Dinas Pendidikan Kabupaten dan diterima dengan mudah di POLTEK Brawijaya MALANG. Dan mungkin perjalanan kemujurannya akan terus berlangsung dan bahkan bukan tak mungkin akan dapat mengawini LUNA MAYA suatu saat nanti dan akan menjadi Sekjen PBB di tahun 2025 nanti (Wuih, mujur tenan neh anak yao).
Menurutku sih semua kemujurannya itu juga tidak terlepas dari kemurahan hatinya yang suka menolong kawan2nya. Betapa tidak, aku saja ngerjakan tugas sering di rumahnya, bahkan dia sendiri yang menawarkan kemurahan hatinya itu. Jika bolah itu dibilang sebagai sedekah, mungkin segala kemujurannya adalah buah dari sedekah yang oleh sudah dijanjikan oleh Allah sendiri bahwa ganjarannya akan dilipatgandakan.
Dia yang suk musik emang pantes jika punya band sendiri. Dan kabar terbaru dia tlah membentuk sebuah band Indie di kampusnya sono. Seorang kawan yang juga tidak pernah lupa pada kawan lawas. Dan menurut Ki Mihul Balado, jika benar2 nantinya neh anak terjun ke dunia musik, dia lebih cocok bermusik dengan genre keroncong (demikian nasihat Ki Mihul Balado)

– Dhedy Lesmawan

Sang wirausahawan apel yang semasa sekolahnya benyak menyaksikan kejadian tragis berupa kecelakaan di sekitar jalan raya dekat rumahnya. Karena jalan tersebut memang setiap tahun memang rutin memanggil korbannya. Pernah sebelum berangkat sekolah, ngliat kepala manusia yang terlepas di sekitar semak2 sungai akibat kecelakaan yang juga diliput oleh TV nasional.
Jika melihat pengalaman2 mengerikannya yang seemikian rupa. Mungkin kwanku ini perlahan2 akan berubah menjadi manusia Indigo kayak Nirina Zubir di Film Mirror. Hehe, maaf coy, bukan menakut-nakuti, just Kidding,Ok.

– Nico Andri Pratama

Si perut karet. Udah makan sepiring masih nambah lagi seporsi yang sama. Kalo pake celana selalu melorot dan menampakkan sebagian atas belahan pantatnya yang oleh kawan2 disebut celengan karena memang sedikit mirip. Pernah menjadi ketua kelas, namun di masa kepemimpinannya tersebut kayaknya kelas ga’ ada maju2nya (catatan : Waktu dia menjabat sebagai ketua kelas, aku kebagian posisi wakilnya) nah jadilah kelas kami kelas yang ga’ ada perubahan berarti karena dipimpin oleh koalisi konyol yang suka cengengesan kayak dia dan…? Heiehei cory yo coy, hehehe tapi kenyataan kan!

– A.M.W.S (pernah menjadi bagian dari kelas kami)

D’last hidden (moga bener nulis englishnya) dengan bahasa inggrisnya yang cas cis cus maka pantas jika dia dijadikan jujukan utama kawan2 (sewaktu masih ada dia) dalam hal pelajaran English. Si wakil skul dalam limba debat English tingkat provinsi ini juga mahir dalam hal design dan animasi serta pinter ngoceh alias presentasi.
Yang kuingat darinya adalah kerendah hatian dirinya ketika ditanyai anak2 tentang English, jika ada hal yang salah maka dia menunjukkannya dengan tanpa rasa superior dan pongah layaknya orang yang keminter.
Kenanganku selama 4 Bulan bareng dia di asrama kos sewaktu magang di Surabaya dulu takkan pernah akan kulupakan, Ok, Gud Luck Bang Ai wherever you are !

– Mrs. Levi Suwartono

D’ special one (maaf lagi kalo nulisnya salah) Thx 4 Ur good 4 us when we still be ur students. Cory I can’t say anymore about u cz u r our best teacher, mom and good mentor who ever we have. That’s all, thx Mom😉

Untuk para kawanku, maaf jika ada tulisan tentang kalian yang mungkin kurang sesuai atau sediki menyinggung perasaan kalian. Aku hanya menuliskan apa tentang kalian yang msih terekam dengan baik di otak dan hatiku dan dalam sudut pandangku tentunya. Dan sekali lagi, jika ada kata yang kurang berkenan, Mohon maaf lahir batin ya prenz😉