solar storm

solar storm

Sebenarnya ramalan tentang akan datangnya “kiamat” pada tahun 2012 bukan hanya diramalkan oleh suku Maya kuno saja, namun ada beberapa ramalan dari suku bangsa lain yang juga mengklaim akan terjadinya “akhir zaman” pada tahun tersebut. Diantaranya adalah suku Hopi dan Mesir kuno yang juga meramalkan pada 2012 adalah akhir sekaligus awal zaman baru. Dan pada masa transisi (peralihan) zaman itu akan dipenuhi darah, demikian ramalan yang tercantum dalam kalender mereka.
Dalam Kitab kuno dari Cina, I Ching, juga dinyatakan akan terjadi bencana besar di tahun 2012. Benar atau tidaknya, kita sebagai seorang Muslim hanya wajib mengimani jika kiamat memang benar akan datang dan mungkin sudah dekat masanya, namun sebuah keharaman bagi kita untuk mempercayai ramalan-ramalan manusia tentang kiamat tersebut yang tidak mengetahui perbendaharaan gaib di alam ini sedikit pun.
Menurut Lawrence E. Joseph dalam buku ‘Apocalypse 2012’, memang akan terjadi sebuah bencana dahsyat pada tahun 2012 tersebut, diantaranya adalah terjadinya siklus aktivitas matahari yang memuncak pada 2012 yang mengakibatkan panas yang luar biasa di bumi, terlebih atmosfer kita sudah mengalami penipisan dan bolong di beberapa bagian sehingga selain memanaskan bumi secara radikal, siklus ini juga akan melelehkan es di kutub serta menimbulkan badai dan topan yang dahsyat.
Penulis berdarah Lebanon yang menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi Aerospace Consulting Corporation di New Mexico tersebut juga menjelaskan dalam bukunya tersebut bahwa medan magnet bumi yang berfungsi sebagai pertahanan utama bumi terhadap radiasi sinar matahari mulai retak bahkan ada yang sampai segede kota California di sana-sini. Pergeseran kutub juga sedang berlangsung.
Saat ini tata surya kita sedang memasuki medan awan energi antar bintang. Awan itu mengaktifkan dan merusak keseimbangan matahari serta atmosfer planet-planet. Para ahli geofisika Rusia berpendapat bahwa ketika bumi akan memasuki awan energi tersebut di tahun 20120 hingga 2020 maka akan timbul bencana besar yang belum pernah ada sebelumnya.
Masih ingatkah anda dengan proses kepunahan Dinosaurus (makhluk yang beberapa bagian kesejarahannya dibongkar kebohongannya oleh Harun Yahya) yang katanya musnah akibat meteor besar yang menghantam bumi. Menurut Fisikawan UC Berkeley proses kepunahan dinosaurus serta spesies lainnya akibat tumbukan asteroid raksasa 65 juta tahun silam adalah sebuah siklus. Dan menurut siklus yang diperhitungkan secara ilmiah, seharusnya hal itu sudah terjadi lagi di saat-saat sekarang.
Dan menurut sebuah perhitungan ilmiah, Supervulkan Yellowstone yang memiliki siklus letusan dahsyat setiap 600 hingga 700 ribu tahun juga tengah bersiap untuk meletus kembali.
Lepas dari berbagai ramalan kuno suku-suku purba yang sedang marak diperbincangkan saat ini, ternyata ada beberapa ativitas modern yang juga masih terkait dengan tahun 2012. Yakni dateline modernisasi gedhe-gedhean Pentagon pasca diseruduk rudal dalam peristiwa 11 September 2001, batas akhir pelaksanaan Codex Alimentarius yang berupaya mengurangi populasi manusia di bumi dengan rekayasa genetika dan makanan transgenik, dan sebagainya.
Bahkan Titzchak Qadduri, seorang tokoh spiritual Yahudi dunia telah jauh-jauh hari sudah menyerukan kaum Yahudi agar selekasnya meninggalkan daratan Amerika Serikat karena menurut perhitungannya, sebuah komet atau asteroid raksasa sedang meluncur di alam semesta dan mengarah serta akan menumbuk menuju daratan Amerika.
Sedangkan menurut para pakar dalam negeri, pada sekira 20 atau 21 Desember 2012 pada 20-12-2012 memang diprediksi akan terjadi fenomena yang bisa mengganggu kegiatan umat manusia. “Pada 20 Desember 2012 itu akan terjadi puncak badai matahari, yang disebabkan garis-garis gaya magnetik matahari yang tidak teratur. Akibatnya, keluarlah lontaran partikel dari matahari” kata Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, kepada VIVAnews, Jumat, 16 Oktober 2009.
Badai matahari atau ledakan matahari (Supernova) adalah kondisi atau dinamika ekstrim pada permukaan matahari yang diakibatkan oleh aktivitas magnetik dalam kondisi tertentu yang kemudian menyebabkan lontaran matahari. Dan dahsyatnya ledakan matahari ini menyamai 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima pada agustus 1945 yang menelan sekitar 80.000 jiwa. Ukuran badai matahari sendiri ketika dalam skala minimum memiliki ciri tersendiri. Ciri itu dapat terlihat dengan menggunakan teleskop dari Bumi. Untuk kondisi badai matahari normal ciri-cirinya, terdapat sedikit bintik di permukaan. Namun saat dalam kondisi maksimum badai matahari ini dapat mengganggu manusia, terutama pada teknologi antariksa seperti pada satelit komunikasi dan penginderaan jarak jauh yang mengakibatkan rusaknya instrumentasi alat-alat tersebut. Sehingga bumi tidak bisa memperoleh data dari satelit yang rusak tadi. Fatalnya, kalau itu mengenai satelit komunikasi maka bisa berdampak pada kegiatan manusia yang menggunakan satelit komunikasi. Seperti terputusnya komunikasi lewat telepon , terganggunya siaran radio dan televisi, terganggunya transaksi lewat ATM, terganggunya komunikasi antara bandara pemantau dan pesawat terbang dan beberapa aktivitas lain yang memanfaatkan satelit.
Menyikapi semua ramalan dan prediksi para pakar tersebut, seyogyanya kita sebagai seorang Muslim hanya dapat berdoa dan meningkatkan amal sholeh baik kepada langit (Tuhan), bumi, dan makhluknya. Serta mempersiapkan diri untuk sesuatu yang paling buruk yang mungkin akan menghampiri kita sebagai penduduk jagad ini.
Seakurat apapun prediksi dan ramalan mereka, jika belum waktu yang dikehendaki-Nya, maka semua itu tidak/belum akan terjadi. Dan seseram apapun gambaran bencana versi mereka, nampaknya masih lebih dahsyat lagi versi langit yang di gambarkan Kitab suci :
Ia bertanya, “Bilakah hari kiamat itu?”
Maka apabila mata telah terbelalak (ketakutan)
Dan apabila bulan telah hilang cahayanya
Dan matahari dan bulan dikumpulkan
Pada hari itu manusia berkata, “kemanakah tempat berlari?
Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung !
Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali
Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya
Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri
Meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya
(QS. Al Qiyaamah [75] :6-15)

Dan ketika sebagian besar mereka berdebat kusir tentang seluk beluk kapan dan bagaimanakah hari kiamat itu, maka cukuplah bagi kita sebagai seorang Muslim untuk mengatakan ,”kepada-Nya lah dikembalikan pengetahuan tentang hari kiamat…” (QS. Fushilat [41] : 47). Wallahu A’lam.

Diseduh Oleh : Musyaf Senyapena

Sumber Racikan :
Viva News.com
Eramuslim.com