Kucing Mujahiddin

Kucing Mujahiddin

Baru baru ini ada kabar heboh dari negeri biadab Zionis Israel. Diwartakan bahwa Negeri pembangkang tersebut telah memenjarakan seekor kucing yang dituduh telah membantu para penghuni sel isolasi di kamp tahanan Negev, yang terletak di antara Mesir dan wilayah yang diduduki Israel. Menurut pejabat Isreal, kucing tersebut dibui karena dianggap membantu para tahanan Palestina dengan membawa barang-barang ringan seperti surat, roti dan lainnya dari satu sel ke sel lain.
Nampaknya kucing itu telah memberikan bantuan kepada para tahanan di sana selama berbulan-bulan hingga akhirnya ketahuan baru-baru ini.
Pengelola penjara memberikan hukuman yang sama kepada kucing tersebut. Ia dikurung dalam sebuah sel isolasi, seperti halnya para tahanan yang dibantunya selama ini. Ada puluhan kucing liar yang berkeliaran di antara sel atau ruang tahanan di kamp dan penjara Israel, terutama di pusat-pusat tahanan terbuka seperti Negev.
Israel sengaja menjadikan kondisi penjara dan kamp tahanan dalam keadaan yang mengenaskan untuk menurunkan semangat hidup orang-orang Palestina. Melihat begitu banyak kucing yang berteman dengan para tahanan, kantor Administrasi Penjara Israel memutuskan untuk menyingkirkan dan menghukum kucing-kucing tersebut
Dan sebuah kabar menarik nampaknya dimana dalam kondisi kita yang tidak bisa membantu banyak para Muslim Palestina untuk mempertahankan Masjid Al Aqsa dari tangan-tangan kotor Zionis Israel La’natullah kecuali dengan bantuan doa, ternyata masih ada tentara Allah yang lain yang dikirim Nya untuk membantu para Mujahiddin Palestina. Tentara Hebat tersebut adalah Sang Kucing cs.
Hal ini juga merupakan sebuah tamparan keras dan memalukan bagi dunia terutama para pemimpinnya wa bil Khusus para pemimpin Negeri-negeri Islam (termasuk Indonesia) baik itu presiden, Raja-raja Arab, Ulama’ dan juga bagi kita yang masih mengaku seorang Muslim yang beriman bahwa kita masih kalah dengan seekor kucing yang tanpa banyak bicara tapi langsung menunjukkan aksi yang sungguh sangat berbeda jika dibandingkan dengan Diplomasi Ompong ala mereka yang mengklaim sebagai para pemimpin dunia dan negeri Islam.
Mungkin memang benar jika ada ungkapan yang mengatakan bahwa masih mending binatang yang berhati manusia daripada manusia yang berhati binatang.
So, satu hal yang dapat kita contoh dari aksi sang kucing pahlawan ini. Just One Word, “Talk Less Do More!”

Diseduh Oleh : Musyaf Senyapena
Sumber Racikan :
Majalah Suara Hidayatullah Edisi 08 / XXII / Desember 2009
http://www.maannews.net