Senyum Tak Asli

Senyum Tak Asli

Senyuman seharga 140 Juta. Wow mahal sekali. Itulah reaksi pertama saya kala membaca warta mengejutkan dari sebuah harian Nasional (Jawa Pos, Minggu, 27/11/2011). Siapakah gerangan pemilik senyuman “mahal” tersebut ? ternyata jawabannya adalah seorang wanita yang mendadak tenar karena dia yang semula berasal dari kalangan rakyat biasa di negerinya kini telah menjadi seorang istri dari bangsawan Inggris yang bernama Pangeran William. Kate (Katherine Middleton), yups itulah nama wanita yang sedang menjadi bahasan dalam seduhan ini. Kate yang beberapa bulan lalu wajahnya menghiasi hampir seluruh media di seluruh planet ini karena kisah asmara dan pernikahannya dengan sang pangeran dari mendiang Ratu Diana tersebut memang sempat menjadi rasan-rasan dan idola banyak orang di dunia. Selain pintar, cantik, dia juga memiliki ciri khas berupa senyumnya yang menawan. Ketika dia tersenyum semua mata seolah-olah menuju padanya. Namun usut punya usut ternyata rahasia senyum menawannya itu bukan alami dari pemberian Allah semenjak ia lahir, melainkan dari hasil rekayasa kedokteran. Ya, gigi rapi nan bersih yang membuat senyuman Kate Middleton nampak menawan itu ternyata bermodal harga yang tak sedikit. Adalah Dokter Gigi dari Prancis yang bernama Didier Fillion, yang merupakan arsitek utama dari senyum menawan Kate tersebut. Dokter yang berpraktek di London itu menyebut deretan gigi indah para pasiennya yang termasuk di dalamnya adalah sang Duchess Of Cambridge (gelar kebangsawanan Kate) sebagai “Asimetris Harmonis”. Dikabarkan bahwa Fillon melakukan Mikrorotasi pada gigi Kate Middleton sehingga senyumannya bisa kelihatan alami (natural) dan sehat, bukan seperti senyuman artificial (yang dibuat-buat). Hal tersebut dijelaskan oleh Bernard Touati, sahabat dekat sang dokter gigi, kepada The Times sebagaimana yang dikutip oleh The Telegraph (26/11/11). Perlu diketahui pula bahwa beberapa pasien Didier Fillion memang bukan orang sembarangan karena diantaranya adalah mendiang mantan Presiden Rusia Boris Yeltsin dan juga sang Big Boz klub sepak bola Chelsea, Inggris, Roman Abramovich.

Nah, dari warta di atas kita akhirnya tahu bahwa senyuman ternyata dapat pula diubah menjadi lahan proyek berskala mahal. Dan dari fakta ini kita jadi tahu pula bahwa ternyata senyuman itu terdiri dari 2 macam. Yaitu senyuman yang benar-benar alami nan tulus dari hati dan juga senyuman yang hanya artificial alias dibuat-buat saja.

Kembali ke kisah Kate Middleton di atas. Kate sendiri ternyata sering mengungkapkan kegembiraannya kepada teman-teman dekatnya ketika banyak orang yang memuji senyumannya yang menawan dengan deretan gigi yang tertata rapi sempurna itu. Namun sekali lagi, ternyata semua itu tidaklah semurah yang dibayangkan. Karena diperkirakan Kate harus rela merogoh kocek sebesar 3 ribu-10 ribu Pounds (sekira 42-140 Juta rupiah) hanya untuk mendapatkan senyumannya yang “sempurna” itu. Ah, ada-ada saja memang tingkah laku manusia. Hanya untuk menunda penuaan mereka rela operasi plastic atau pun memakai Cream anti aging yang mahal, hanya untuk mendapatkan pujian orang lain mereka rela mem-permak badannya entah itu dada, pantat bahkan hingga ke alat vitalnya, dan ada juga yang rela mengorbankan harga diri dan harkatnya dengan bertelanjang ria ala kontes hewan dengan dalih –konon- membela kehormatan bangsa di tingkat dunia dalam ajang putri sejagad (padahal tidak ada bangsa yang merasa terhormat dengan kelakuan segelintir wanitanya yang melakukan aksi tak terhormat dengan berbikin ria di depan mata jutaan manusia). Ah, namanya juga keunikan manusia, kenyelenehan dunia.

Tentang Senyuman

Melihat fakta unik dibalik rahasia sebuah senyuman indah salah seorang anak manusia yang harus rela merogoh kocek hingga ratusan juta hanya untuk sebuah “senyum semu” tersebut, saya jadi tambah bersyukur kepada Allah yang telah mengajarkan melalui Nabi Nya yang mulia bahwasannya tuk membuat sebuah senyuman yang sempurna sebenarnya tak harus mengeluarkan ongkos besar layaknya wanita barat pendamping pangeran William tersebut. Karena hanya cukup dengan ketulusan dari hati saja sudah cukup tuk membuat sebuah senyuman yang “sempurna”. Karena senyuman dari hati bukanlah senyum semu, artificial yang dibuat-buat. Senyum dari hati itu natural dan akan nampak jelas dari rona wajah orang yang melakukannya. Senyum yang turun dari hati jatuhnya akan ke hati juga. Demikian orang-orang bijak berkata. Apalagi dalam Islam sebuah senyumandari seorang manusia kepada saudaranya (sesama manusia) adalah bernilai sedekah. Subhanallah, indah sekali agama ini. Selain sedekah yang pahalanya besar, senyuman juga masih memberi keuntungan lain seperti makin akrabnya kekeluargaan, persahabatan, dan juga pertemanan. Sebuah senyuman mampu meluluhkan hati yang keras sekalipun jika senyuman itu benar-benar tulus dari hati. Dan semua itu tak butuh biaya mahal. Ya mungkin hanya sekian ribu saja tuk beli pasta gigi biar kita lebih percaya diri saat melempar senyum ke sekeliling kita. Inilah hal sederhana namun layak menjadi pelajaran besar dalam hidup kita. ya, sebuah senyuman itulah yang saya maksud sebagai sesuatu yang sederhana namun besar nilai-nilai hikmahnya. Karena senyuman adalah sebuah lekukan kecil yang terukir di wajah namun ternyata mampu membuat lekukan indah di sekeliling kita nantinya.

Diseduh Oleh : Musyaf  Senyapena

Diseduh Di      : Senyapandaan